|
PA Online: Alki-TOP
|
Pembahasan PA Online Alki-TOP terakhir pada bulan ini berfokus pada topik Mengikut Jejak Yesus dalam konteks persiapan Prapaskah. Pembahasan yang didasarkan pada surat 1 Petrus 2:21-25 ini diawali dengan pemahaman bahwa Paskah dalam Perjanjian Baru tidak terjadi begitu saja, melainkan berakar pada peristiwa Paskah dalam Perjanjian Lama sebagai karya penyelamatan Allah. Selain itu, dijelaskan pula latar belakang surat 1 Petrus, yaitu bahwa surat ini ditujukan kepada orang-orang percaya di perantauan yang hidup sebagai minoritas dan mengalami tekanan. Dalam konteks tersebut, orang percaya dipanggil untuk menyadari identitas mereka sebagai umat Allah dan menjadikan Kristus sebagai dasar hidup dalam setiap situasi yang dihadapi. Dalam PA ini, Yesus ditampilkan sebagai teladan utama dalam menghadapi penderitaan sebab dia tidak berbuat dosa, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, serta menyerahkan keadilan kepada Allah. Melalui pengorbanan-Nya di kayu salib, Yesus tidak hanya menanggung dosa manusia, tetapi juga memungkinkan mereka mati terhadap dosa dan hidup bagi kebenaran Injil.
Lebih jauh lagi, mengikuti jejak Yesus dipahami bukan sekadar konsep yang abstrak, melainkan pola hidup yang nyata dalam menghadapi penderitaan dengan benar. Istilah "teladan" dan "jejak" menggambarkan pola yang harus diikuti murid-murid Kristus secara konkret, terutama ketika menghadapi ketidakadilan. Ungkapan "mati terhadap dosa" juga membawa dimensi baru dalam kehidupan orang percaya, yaitu bahwa mereka tidak lagi tunduk pada godaan, melainkan dimampukan untuk menang atasnya. Mengikuti jejak Kristus juga merupakan bagian esensial dari pertumbuhan iman, bukan sekadar pilihan tambahan. Namun, hal ini tidak berarti bersikap pasif atau membiarkan ketidakadilan, tetapi tetap berdiri dalam kebenaran tanpa membalas dengan cara yang salah. Pembahasan ini menantang pembaca untuk mengevaluasi pemahaman tentang berkat dan penderitaan, serta mendorong komitmen praktis untuk meninggalkan dosa dan hidup sesuai dengan teladan Kristus.
|
Berikut ini adalah contoh pertanyaan yang didiskusikan dalam PA Online Alki-TOP Mengikut Jejak Yesus dalam 1 Petrus 2:21–25.
- Simak: Untuk apakah sebenarnya orang percaya dipanggil, dan siapa yang ikuti sebagai teladan? (ayat 21)
- Analisa: Kristus meninggalkan "teladan" supaya orang percaya "mengikuti jejak-Nya" (ayat 21). Apa arti kata "teladan" dan "jejak" dalam konteks yang sedang dibahas oleh Petrus ini?
- Belajar: Bisakah kita simpulkan bahwa mengikuti "jejak kaki" Yesus yang menderita adalah syarat mutlak untuk kita mengalami pertumbuhan iman? Mengapa?
- Doa/Diskusi: Apakah "mengikuti jejak Kristus" juga bisa diartikan kita menjadi "keset" dan membiarkan orang lain menginjak-injak kita? Berikan dasar ayatnya.
- Aplikasi: Supaya Paskah tahun ini tidak lewat begitu saja sebagai tradisi tahunan, langkah konkret apa yang ingin kamu ambil untuk sungguh-sungguh 'bangun' secara rohani?
|
|
|
|
|
|
Media PA21
|
|
Kabar Gembira Terbesar!
|
|
Kisah Kabar Gembira Terbesar berakar pada narasi kebangkitan Yesus dalam Matius 28:1–10, yang menjadi inti dari berita Injil. Cerita dimulai dengan suasana duka ketika para perempuan datang ke kubur Yesus. Namun, suasana duka itu segera tergantikan ketika mereka melihat bahwa kubur itu telah terbuka. Para wanita yang terkejut itu kemudian bertemu dengan malaikat yang menyatakan bahwa Yesus telah bangkit. Pesan itu sangat jelas: Yesus tidak lagi di dalam kubur, tetapi telah bangkit, menggenapi apa yang telah Dia katakan sebelumnya. Puncak dari kisah ini adalah perjumpaan langsung dengan Yesus yang telah bangkit, yang membawa sukacita besar bagi mereka dan sebuah pesan untuk memberitakan kabar itu kepada murid-murid yang lain.
Dalam konteks Paskah, kisah ini menegaskan makna kemenangan Kristus atas dosa dan kematian sebagai pusat iman Kristen. Paskah bukan sekadar peringatan historis, tetapi perayaan hidup baru karena kebangkitan Kristus. Pesan utama kisah ini dirangkum dengan kuat: Yesus hidup, kematian telah dikalahkan, dan melalui kebangkitan-Nya manusia dipulihkan dalam relasi dengan Allah. Ini menjadikan Paskah sebagai momen pengharapan, transformasi, dan kepastian keselamatan bagi setiap orang percaya.
Dari segi visual, materi ini menggunakan ilustrasi dengan warna yang hangat dan ramah anak, serta ekspresi tokoh yang penuh emosi. Gambar-gambar ini tidak hanya memperindah cerita, tetapi diharapkan membantu audiens memahami alur peristiwa secara bertahap. Dalam pelayanan, materi seperti ini sangat efektif untuk Sekolah Minggu, penginjilan anak, maupun pembinaan jemaat karena sederhana, naratif, dan visual. Cerita dapat digunakan sebagai alat storytelling, bahan renungan, atau media presentasi interaktif yang mengajak peserta tidak hanya memahami, tetapi juga merespons kabar kebangkitan tersebut secara pribadi.
|
|
|
|
| Sumber |
: |
paskah.sabda.org |
|
| Judul |
: |
Kabar Gembira Terbesar! |
|
|
|