Skip to main content
Submitted by admin on Sat, 06/30/2018 - 04:47
PA21 — Edisi 16 | Juni 2018
 
PA21 Alkitab & PA
Abad ke-21
Edisi 16 | Juni 2018
Kegiatan #Ayo_PA! :: Perkembangan Proyek AYT dan Kegiatan #Ayo_PA! Semester I 2018 Alkitab Project Indonesia :: Video: Seri Hikmat -- Pengkhotbah PA Bersama di YLSA :: PA Discipleship AlkiPEDIA / AlkiMedia :: 2 Timotius 3: Semua Kitab Suci Diilhami Alkitab + Science :: Para Penulis Alkitab Dianalisis dan Dibedakan Melalui Komputer Artikel untuk PA21 :: Studi Alkitab pada Era digital Berita PA21 :: Pengerjaan Pustaka Terbuka // PA online melalui situs Ayo-PA.com

EDITORIAL

Shalom para pembaca,

Studi Alkitab adalah salah satu cara untuk kita dapat memahami firman Tuhan dan memiliki keterikatan dengan firman Tuhan. Meskipun saat ini ada banyak alat teknologi yang dapat kita gunakan untuk melakukan studi Alkitab, tanpa metode yang tepat kita tidak dapat melakukan studi Alkitab dengan efektif. Mari kita mohon hikmat kepada Tuhan agar metode apa pun yang kita gunakan untuk memahami firman-Nya, dipakai Tuhan untuk menyatakan diri-Nya kepada kita melalui firman-Nya.

Dalam edisi ini, PA21 mengajak Anda untuk melihat bagaimana kita dapat melakukan studi Alkitab pada era digital ini yang dapat Anda simak dalam kolom Artikel PA21. Referensi bahan dan alat-alat untuk melakukan studi Alkitab secara digital tersaji lengkap dalam edisi ini. Untuk bahan PA, silakan simak kolom AlkiPEDIA/AlkiMEDIA yang mengulas bahan PA dari 2 Timotius 3. Anda juga dapat melihat bahan lain dengan alat belajar Alkitab melalui video dari The Bible Project/Proyek Alkitab Indonesia yang bertema Hikmat. Kami mengajak Anda juga untuk menyimak perkembangan pelayanan AYT dan kegiatan Ayo_PA! sepanjang semester I dalam kolom #Ayo_PA!. Kiranya seluruh sajian dari kami memberi berkat bagi Anda semua sehingga Anda pun dapat membagikan berkat yang sama kepada orang lain.

In Christ,

Davida

Staf Redaksi PA21,
Davida

KEGIATAN #AYO_PA!

PERKEMBANGAN PROYEK AYT DAN KEGIATAN #AYO_PA! SEMESTER I 2018

Berikut ini adalah garis besar perkembangan proyek AYT dan kegiatan #Ayo_PA! selama semester I/2018. Mohon dukungan dari Pembaca sekalian agar dalam semester II/2018, kami dapat selalu mengikuti rencana Tuhan. Terpujilah Tuhan!

1. Proyek Alkitab Yang Terbuka
a. Pada Januari 2018, seluruh staf YLSA dikerahkan untuk berfokus melakukan proses teks AYT untuk:
  • penyuntingan Perjanjian Lama tahap alpha,
  • penyuntingan teknis Perjanjian Baru tahap release candidate, dan
  • pembaruan teks AYT di beberapa jalur dan platform.
Berikut ini status pengerjaannya:
  • Sebanyak 32 kitab dalam PL sudah melewati proses penyuntingan tahap alpha sehingga statusnya bisa ditingkatkan menjadi AYT PL versi release candidate.
  • Pembaruan teks AYT PL sudah dilakukan di situs Alkitab SABDA dan Alkitab Mobile SABDA.
  • Penyuntingan teks AYT PB tahap release candidate untuk kitab Markus.
b. Setelah penyuntingan teks tahap alpha selesai, tim AYT terus bergerak untuk mengerjakan proses di luar penyuntingan teks PL dan PB. Ada empat bagian pengerjaan yang saat ini sedang dipersiapkan oleh tim untuk semester II/2018, yaitu:
  • Derivatif: proyek-proyek turunan dari AYT. Berbagai platform produk AYT dan jalur distribusi agar orang percaya pada era digital ini dapat "membuka Alkitab" untuk dibaca dan terbuka pengertiannya karena dapat belajar Alkitab secara mendalam sehingga hati orang percaya terbuka untuk disentuh oleh firman Tuhan.
  • Subteks: bahan-bahan pendamping untuk belajar Alkitab mulai dari per ayat sampai per topik. AYT diharapkan menjadi Alkitab era digital yang mudah dibaca, didengar, dan dipahami karena dilengkapi dengan catatan ayat, pengantar kitab, daftar kata, dan bahan-bahan referensi lainnya untuk mempelajari Alkitab secara mendalam.
  • Perlengkapan teks: bahan-bahan pendamping seputar teks AYT. Bahan-bahan yang dimaksud, antara lain tulisan mengenai apa itu AYT, informasi-informasi umum sehubungan proyek AYT, panduan-panduan sederhana untuk belajar firman Tuhan atau hidup sebagai orang percaya, dan sebagainya.
  • Organisasi dan sistem AYT: semua perlengkapan organisasi dan sistem proyek AYT agar proyek ini berjalan dengan lancar, contoh infrastruktur AYT, humas, kampanye, pengaturan SDM, komunitas terbuka, dsb..
2. Kegiatan #Ayo_PA!
Proyek AYT adalah fondasi dari gerakan #Ayo_PA!. Oleh karena itu, gerakan ini terus digaungkan untuk generasi digital ini agar mereka makin dekat dengan firman Tuhan dan kedalamannya. Salah satu kegiatan yang kami lakukan adalah pelatihan untuk melakukan PA dengan gadget. Pada semester I/2018 ini, kegiatan tersebut sudah dilakukan di:

Puji Tuhan! Sejak Januari 2018 sampai akhir Juni ini, tim proyek Alkitab Yang Terbuka (AYT) dan #Ayo_PA! terus dalam pimpinan Tuhan untuk melakukan setiap tugas yang Tuhan percayakan. Kami masih berkomitmen untuk membawa masyarakat digital Indonesia memiliki keintiman dengan firman Tuhan (Bible engagement) dengan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini. Terima kasih atas setiap dukungan doa dari pembaca PA21 sehingga pelayanan ini terus berjalan dengan baik.


API -- ALKITAB PROJECT INDONESIA

VIDEO: SERI HIKMAT -- PENGKHOTBAH

Kitab Pengkhotbah adalah kitab keempat dari kumpulan kitab puisi dalam kanonisasi Alkitab kita. Pengkhotbah juga merupakan salah satu ragam kitab hikmat yang diilhamkan Allah di dalam Alkitab. Kitab ini memiliki ciri khas tersendiri dengan mencoba menyelidiki kehidupan dari perspektif seorang yang sudah berumur. Berbeda dengan kitab Amsal yang menekankan pada nasihat-nasihat konstruktif untuk menjalani hidup yang baik, kitab Pengkhotbah cenderung sinis dan pesimis dalam menggambarkan arti kehidupan. Kitab ini juga mengajak pembaca untuk memikirkan ulang nasihat-nasihat di sekitar kita yang dianggap membawa kesuksesan hidup seraya melihat kehidupan ini berdasarkan kacamata Allah. Judul kitab ini di dalam Perjanjian Lama Ibrani adalah "qoheleth" (dari kata Ibrani "qahal" -- berkumpul); kata tersebut mengandung arti "orang yang mengumpulkan atau mengajar banyak orang". Kata ini muncul tujuh kali dalam kitab ini (Pkh. 1:1, 2, 12; Pkh. 7:27; Pkh. 12:8-10) dan diterjemahkan sebagai "Guru, Pengajar" atau "Pengkhotbah" dalam Alkitab versi bahasa Inggris. Di dalam Septuaginta, padanan katanya adalah ekklesiastes yang menghasilkan judul Ecclesiastes dalam Alkitab bahasa Inggris.

Menurut tradisi, Salomolah penulis kitab ini, dan dia menulis kitab Pengkhotbah pada tahun-tahun akhir hidupnya. Kejadian berulang dari kemerosotan rohani Salomo, penyembahan berhala, dan hidup memuaskan diri sendiri pada akhirnya membuat Salomo menyadari bahwa kesenangan duniawi tidak memberikan kebahagiaan yang sejati. Perenungan yang mendalam tersebut kemudian dia tuangkan dalam kitab Pengkhotbah. Apabila kitab ini penuh dengan pesimisme tentang kehidupan, lantas apakah tidak ada nilai-nilai positif yang bisa kita ambil dari kitab ini? Bagi orang yang membaca kitab ini dengan penuh perhatian, sesungguhnya mereka juga akan menemukan bahwa kitab ini sangat kaya akan nilai-nilai kebijaksanaan. Oleh karena itu, guna menggali kebijaksanaan Sang Pengkhotbah, kami mengajak Anda menyaksikan video dari The Bible Project yang berjudul "Pengkhotbah". Video ini mengulas garis besar kitab Pengkhotbah, yang meliputi:

  • Dua narator kitab Pengkhotbah dan isi pesan mereka
  • Tiga hal yang meresahkan tentang dunia ini
  • Kesia-siaan (hevel) hidup dan makna kata Ibrani "hevel"
  • Respons Pengkhotbah terhadap amsal-amsal tentang hidup yang baik
  • Apa yang harus kita lakukan dengan adanya kesia-siaan hidup
  • Pengharapan dalam Allah

Silakan mengunduh video tersebut melalui thumbnail berikut:

Video: Pengkhotbah

Atau, melalui situs YouTube.

Video "Pengkhotbah" merupakan satu dari rangkaian video kitab hikmat yang kami sajikan bagi pembaca, setelah pada edisi lalu, kami mengangkat video kitab "Amsal". Pada edisi mendatang, kita akan menyaksikan video kitab hikmat yang terakhir, yakni video "kitab Ayub" yang mengulas kebijaksanaan dari kitab Ayub. Kiranya dengan menggali kitab-kitab hikmat, kita dapat memahami dan semakin mengagumi kekayaan hikmat Allah bagi hidup kita. Simak terus publikasi PA21.


PA BERSAMA DI YLSA

PA DISCIPLESHIP

Memuridkan bangsa-bangsa memang menjadi tugas utama kita sebagai pengikut Kristus. Ini merupakan Amanat Agung dari Yesus sendiri sebelum Dia naik ke surga. Sebelum melakukan tugas ini, tentunya kita, sebagai orang percaya, harus mengerti konsep pemuridan terlebih dahulu. Hal inilah yang mendorong pemimpin PA YLSA untuk mengganti PA rutin dalam kelompok-kelompok kecil dengan PA bersama dalam kelompok besar. PA rutin dalam kelompok-kelompok kecil mengambil bahan PA dari buku Ditetapkan untuk Menghasilkan Buah karya Michael Densmoor, sementara PA dalam kelompok besar ini mengambil bahan dari buku Discipleship That Fits karya Bobby Harrington dan Alex Absalom.

Gambar: Buku Discipleship That Fits

PA Discipleship berjalan selama satu minggu dari tanggal 28 Mei s/d 1 Juni 2018. Seperti yang diceritakan sebelumnya, PA kali ini berbeda dengan PA biasanya. Pada PA kali ini, kami, para staf, tidak dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, melainkan berkumpul dalam kelompok besar. Pemimpin PA mengajak kami semua merefleksikan satu topik penting dalam buku ini, yaitu bagaimana kita telah dimuridkan -- seperti apa prosesnya, oleh siapa, dan cara yang pernah kita lakukan untuk memuridkan orang lain. Karena ada libur Nyepi pada 29 Mei, kami mendapat waktu satu hari untuk merenungkan pertanyaan tersebut di rumah, lalu membagikan hasil perenungan pribadi kepada teman-teman di kantor pada keesokan harinya. Dari hasil perenungan pribadi, dan setelah membagikannya kepada rekan-rekan staf, kami semua mengambil kesimpulan bahwa pemuridan tidak dapat terjadi tanpa adanya suatu relasi. Sebagai makhluk sosial, kita memang membutuhkan relasi. Namun, bukan hanya sekadar berelasi; Tuhan menghendaki supaya ketika kita menjalin relasi, kita juga melakukannya sambil mempraktikkan pemuridan. Tuhan sendiri akan membantu dengan terang Roh Kudus untuk mengatakan hal-hal yang kita perlukan ketika bersaksi, seperti mewartakan siapa Allah, memberitakan tujuan dan rencana keselamatan-Nya, serta campur tangan-Nya dalam kehidupan manusia.

Menurut penulis buku ini, ada lima relasi yang Tuhan pakai agar seseorang dapat dimuridkan:

  1. Konteks publik: Relasi dengan orang banyak, baik yang sudah dikenal maupun yang belum dikenal (> 100 orang);
  2. Konteks sosial: Keluarga dekat dalam skala yang lebih besar, jaringan sosial, atau komunitas tertentu (20-70 orang);
  3. Konteks personal: Relasi dalam kelompok kecil, seperti kelompok doa atau kelompok PA (<20 orang);
  4. Konteks transparan: Sahabat dekat, kekasih, pasangan hidup, dan keluarga inti (2-4 orang);
  5. Konteks ilahi: Pemuridan langsung oleh Tuhan, seperti melalui khotbah, mendengarkan siaran radio Kristen, membaca buku-buku rohani, menyaksikan dan mendengarkan kesaksian orang Kristen, renungan pribadi, dan membaca firman Tuhan secara langsung.

Dengan bentuk-bentuk relasi seperti itu, dapat dikatakan bahwa pemuridan tidak hanya dapat diimplementasikan melalui satu orang. Sebagai contoh: kita dapat dimuridkan dalam keluarga sekaligus dalam kelompok PA, atau bahkan dari hasil membaca buku rohani tertentu. Tuhan dapat memuridkan kita dengan cara apa pun dan melalui siapa pun.

Setelah mendapatkan pelajaran dari buku Discipleship ini, masing-masing dari kami mengambil aplikasi untuk melakukan pemuridan, baik itu dalam konteks publik, sosial, personal, transparan, dan ilahi. Kami sepakat bahwa tidak ada alasan untuk tidak memuridkan karena bagaimanapun juga, semua bangsa, suku, dan kaum harus mendengar tentang Yesus, dan itu adalah tugas kita sebagai murid-murid-Nya.

Pertanyaan refleksi: Bagaimana dengan saudara? Melalui konteks apa saudara dimuridkan dan memuridkan orang lain?


ALKIPEDIA / ALKIMEDIA

2 TIMOTIUS 3: SEMUA KITAB SUCI DIILHAMI

I. Dari AlkiPEDIA

Esensi Pasal: Kemurtadan diprediksi. Sumber orang percaya, Kitab Suci.

Ringkasan Pasal:

3:1 == Dia menegaskan kepadanya tentang waktu yang akan tiba;
3:6 == menjelaskan musuh kebenaran;
3:10 == mengemukakan teladan dirinya sendiri;
3:16 == dan meninggikan Kitab Suci;

Nama dan Tempat:
Allah, Tuhan, Yesus, Kristus, Kitab Suci, Antiokhia, Ikonium, Listra, Musa, Paulus, Timotius, Yanes.

Rangkuman Pasal: Akhir zaman dari Injil dispensasi akan menjadi masa yang penuh bahaya, tanpa penganiayaan, dan juga dengan kejahatan. Ini adalah masa-masa ketika akan sulit untuk menjaga hati nurani yang baik, dan penolong orang percaya, yaitu Firman Allah yang diinspirasikan, yang dinyatakan sebagai kuasa Allah atas keselamatan, mampu memperlengkapi dia untuk segala pekerjaan baik.

Fakta: ay. 5. Injil Kristus adalah kuasa keilahian (Roma 1:16). Kecenderungan kemurtadan pada zaman akhir adalah menerima ajaran Kristus secara etis, menolak ajaran tentang kelahiran kembali oleh Roh Kudus dari Kristus. Tidaklah mengherankan jika mereka yang berpegang teguh pada Kristus, bukannya pada kondisi, akan menjadi sasaran penganiayaan yang tidak enak pada hari-hari itu. (ay. 12).

Storyboard:

Storyboard: 2 Timotius 3

Selengkapnya: AlkiPEDIA 2 Timotius 3

Aplikasi AlkiPEDIA

II. Dari AlkiMedia

Audio 2 Timotius 3:

Video 2 Timotius:

Video: 2 Timotius

Infografis 2 Timotius:

Infografis: 2 Timotius

Selengkapnya: AlkiMedia 2 Timotius 3

ALKITAB + SCIENCE

PARA PENULIS ALKITAB DIANALISIS DAN DIBEDAKAN MELALUI KOMPUTER

Algoritme menunjukkan dua gaya penulisan di Alkitab: keimaman dan nonkeimaman.

Sekelompok peneliti Israel membuat sebuah algoritme komputer untuk menganalisis dan membedakan salah satu buku yang paling penting dalam budaya Dunia Barat: Alkitab.

Hasilnya secara umum sesuai dengan konsensus para ahli bahwa buku itu berisikan gaya penulisan yang didefinisikan sebagai "keimaman" dan "nonkeimaman".

Gambar: Alkitab

Para ilmuwan mengembangkan sebuah algoritme yang bisa menganalisis gaya penulisan yang ditemukan dalam bagian-bagian yang berbeda dalam "lima kitab Musa" atau Pentateukh, yaitu Kejadian, Keluaran., Imamat, Bilangan, dan Ulangan.

Algoritme itu membandingkan kumpulan-kumpulan sinonim (yang disebut synset) dalam sejumlah teks, bersama dengan kata-kata "fungsi", seperti kata depan. Kemudian, algoritme itu akan melihat pembagian/penyebaran dari kata-kata yang paling umum terdapat di dalam Alkitab. Dengan menemukan kumpulan yang sama dalam dua bagian teks, algoritme tersebut akan bisa mengelompokkan mereka berdasarkan gaya penulisannya.

Selengkapnya: Para Penulis Alkitab ...

ARTIKEL UNTUK PA21

STUDI ALKITAB PADA ERA DIGITAL

Studi Alkitab, dahulu dan sekarang, adalah hal penting yang perlu dilakukan oleh orang percaya. Tentu saja, seiring perkembangan zaman, metode dan alat untuk melakukan studi Alkitab mengalami perkembangan. Perkembangan tersebut menuntut hal-hal ini dari orang percaya, yaitu mau belajar hal-hal baru, memiliki keingintahuan yang tinggi, dan rindu bertumbuh dalam firman. Oleh karena itu, kapan pun eranya, mari kita terus mendekatkan diri kepada Tuhan agar kita makin mencintai Dia, firman-Nya, dan jemaat-Nya.

Penelitian Alkitab

Apakah studi Alkitab/PA itu? Beberapa orang menyebutnya penelitian Alkitab, penggalian Alkitab, pendalaman Alkitab, pemahaman Alkitab, dan sebagainya. Kita perlu sama-sama memahami bahwa studi Alkitab/PA tidak sama dengan membaca Alkitab. Ditambah lagi, pada era digital ini, studi Alkitab/PA digital tidak sama dengan membaca Alkitab versi digital. Studi Alkitab adalah kegiatan untuk menyelidiki firman Tuhan yang harus diawali dengan berdoa. Dalam penyelidikan tersebut, ada proses belajar yang biasanya dilakukan dengan cara mencatat. Jika pada zaman dahulu kita menggunakan teknologi kertas dan alat tulis untuk melakukan pencatatan, pada era digital ini, kita dapat melakukannya dengan mencatatnya dalam gawai kita.

Gambar: Alkitab Digital

Beberapa alat yang digunakan untuk melakukan studi Alkitab, seperti buku-buku referensi Alkitab, sudah tersedia pula dalam versi digital. Tidak perlu lagi membawa buku-buku yang tebal ke mana-mana. Dibandingkan buku-buku cetak, referensi Alkitab yang tersedia dalam versi digital memiliki keuntungan tersendiri, yaitu bahan-bahan tersebut saling terintegrasi. Dengan satu kali klik, kita bisa mendapatkan sejumlah besar bahan referensi Alkitab ketika menyelidiki satu atau beberapa ayat Alkitab. Tentu saja, hal ini akan sangat menguntungkan kita ketika belajar Alkitab karena sangat menghemat waktu, efektif, dan hasil belajar bisa lebih mendalam. Penyelidikan Alkitab pun bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

Hubungan Pendalaman Alkitab dan Khotbah

Untuk menyampaikan khotbah, ada banyak persiapan yang harus dilakukan. Namun, yang terutama adalah Alkitab itu sendiri. Alkitab inilah yang harus digali dan dipahami agar menghasilkan materi khotbah yang alkitabiah. Ketika kita berkhotbah, kita sedang membagikan hasil PA kepada jemaat. Oleh karena itu, kita harus bersyukur kepada Tuhan karena pada era teknologi ini, Dia memberikan kemudahan kepada kita untuk melakukan PA sehingga bukan hanya pendeta yang dapat belajar Alkitab, tetapi jemaat awam pun bisa. Para hamba Tuhan pun dapat mempersiapkan khotbah dengan lebih baik karena dapat melakukan PA secara lebih efektif dan mendalam karena kemunculan berbagai fasilitas teknologi. Apabila disiasati secara tepat, dengan metode yang sesuai, teknologi akan menjadi alat pendukung yang sangat kuat untuk studi Alkitab.

Meski demikian, perlu ditekankan bahwa hakikat pendalaman Alkitab tetaplah sama sejak era papirus hingga era smartphone. Perbedaan bentuk dan cara sama sekali tidak memengaruhi tujuan dan esensi, sebab Kitab Suci di tangan kita adalah firman yang sama yang dimiliki oleh jemaat gereja mula-mula 2.000 tahun yang lalu. Alkitab adalah firman Tuhan, baik dahulu, sekarang, dan seterusnya; baik berupa gulungan, buku cetak, maupun aplikasi digital. Karena itu, sebagai orang percaya, kita harus mempelajari dan merenungkannya setiap saat supaya napas ilahi itu berakar, bertumbuh, dan berbuah bagi kemuliaan Tuhan. Sebab, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran" (2 Timotius 3:16).

Alkitab Yang Terbuka (AYT)

Kita patut bersyukur karena sekarang Alkitab tersedia dalam genggaman. Bahkan, bukan hanya Alkitab, ratusan bahan studi, seperti yang pernah kita bahas pada kesempatan lalu, dapat diakses semudah kita mengakses media sosial. Semua itu merupakan berkat Allah bagi zaman kita melalui hadirnya teknologi dan informasi yang berkembang begitu pesat. Perkembangan teknologi ini harus kita manfaatkan untuk sesuatu yang bernilai kekal dan untuk mengabarkan kemuliaan Kristus, sebab segala sesuatu yang baik berasal dari Allah, tidak terkecuali teknologi.

Berlandaskan keyakinan iman tersebut, Yayasan Lembaga SABDA, yang bergerak dalam digital ministry, telah lama menggalakkan gerakan #Ayo_PA!. Melalui gerakan ini, YLSA memperkenalkan berbagai alat studi Alkitab digital, metode pembelajarannya, hingga Alkitab Yang Terbuka (AYT). AYT adalah versi Alkitab berbahasa Indonesia yang mengusung prinsip penerjemahan setia, jelas, dan relevan. Nilai-nilai tersebut membuat AYT mudah dipahami karena gaya bahasanya sesuai dengan masyarakat abad ke-21, mengikuti kaidah gramatika bahasa Indonesia yang up-to-date, tanpa menyimpang dari bahasa dan makna Kitab Suci dalam bahasa aslinya. AYT dapat diakses melalui berbagai platform dan jalur, dan tersedia pula dalam beragam media. Informasi lengkap dan terperinci mengenai AYT dapat Anda baca dalam artikel berikut: http://blog.sabda.org/2014/03/28/alkitab-yang-terbuka-alkitab-abad-ke-22/. Salah satu keuntungan memakai alat digital adalah semua bahan dan platformnya terintegrasi. YLSA juga telah membuat satu kurikulum berisi cara studi Alkitab secara digital. Bagi Anda yang ingin mengetahui format materinya, silakan buka bahan SlideShare berikut ini.

SlideShare Studi Alkitab pada Era Digital

Bersama, kita bisa menjalani era post-modern dengan segala fasilitasnya secara maksimal dalam naungan firman, sekaligus bagi kemajuan pemberitaan firman itu. Kini, kita bisa mulai meninggalkan pandangan bahwa agama dan teknologi tidak berkaitan. Justru sebaliknya. Bukan saja terkait erat, keduanya malah saling mendukung dalam hikmat Roh Kudus bagi kemuliaan Tuhan, Juru Selamat kita.

Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak ber-PA menggunakan semua teknologi yang ada dalam genggaman kita. Mari menebus teknologi bagi kemuliaan Tuhan, dan melakukan studi Alkitab agar kita semakin mengenal Allah dan mengasihi firman-Nya. Bila Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang metode ataupun alat-alat studi Alkitab digital, silakan kunjungi situs Ayo-PA.org atau hubungi email redaksi di pa21@sabda.org. Tuhan memberkati.


BERITA PA21
  • Selain menyelesaikan editing teks AYT, YLSA juga mengerjakan Pustaka Terbuka sebagai produk turunan AYT. Mohon dukungan doa dari para pembaca agar proyek ini dapat berjalan lancar.
  • Dengan kemajuan teknologi, kini Anda bisa melakukan PA secara daring/online melalui situs Ayo-PA.com.
 
 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi PA21.
Redaksi: Aji, Davida, dan Markus
Kontak |  Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
© 2018 -- Yayasan Lembaga SABDA
 
Tanggal Edisi

Mulai PA Online sekarang!

Ingin mengundang tim #Ayo_PA! ? Kunjungi link ini.

Kegiatan #Ayo_PA!