Skip to main content

Metode Langham

 

  1. Baca perikop lima kali pada waktu yang berbeda-beda – dan jawab pertanyaan-pertanyaan ini:

        Apa yang bisa saya lihat?

        Apa yang bisa saya pegang?

        Apa yang bisa saya cium?

        Apa yang bisa saya dengar?

        Apa yang bisa saya rasakan?

    Berikan kesempatan bagi imajinasi anda untuk bekerja. Tutup mata dan tempatkan diri . Tutup mata dan tempatkan diri anda dalam perikop selama beberapa menit.

    Kerjakan latihan ini dengan menggunakan Yohanes 2:12-16.

  2. Tokoh-tokoh dalam perikop.

    Baca perikop secara keseluruhan dengan teliti dan perhatikan setiap orang yang disebut di dalamnya. Buat daftar pada selembar kertas dan buat kolom untuk masing-masing orang. Kemudian tuliskan hasil pengamatan anda dimasing-masing kolom untuk masing-masing orang. Apa yang digambarkan tentang mereka? Apa yang mereka katakan? Apa yang mereka lakukan? Bagaimana respons mereka terhadap orang lain yang mereka temui? Lanjutkan dan tuliskan semuanya. Luangkan waktu untuk mengamati dan mencatat serinci mungkin.

    Kerjakan latihan ini dengan menggunakan Yohanes 20:1-31.

  3. Tempat-tempat dalam perikop.

    Baca kembali perikop secara keseluruhan dan catat setiap tempat atau lokasi yang disebutkan. Buat daftarnya pada selembar kertas dan di bawah tiap tempat, tuliskan apa saja yang terjadi di tempat tersebut.

    Kerjakan latihan ini dengan menggunakan Lukas 15:11-32.

  4. Waktu dalam perikop.

    Baca kembali perikop tersebut dan perhatikan setiap keterangan tentang waktu. Informasi ini sering hanya ditulis berupa kata-kata singkat. Jangan sampai ada yang terlewat! Buat daftarnya pada selembar kertas dan tuliskan semua hal yang terjadi pada masing-masing waktu tersebut.

    Renungkan dengan menggunakan sesi yang sebelumnya dari Nehemia 7.73 – 9.5.

  5. Apa dilakukan/terjadi dalam perikop.

    Baca perikop secara keseluruhan untuk menemukan apa saja yang terjadi di dalamnya, yang kadang-kadang disebut ‘kata kerja’… Di mana kejadiannya? Siapa pelakunya? Kapan dilakukannya – pada waktu lampau, sekarang, atau waktu yang akan datang? Apakah ada perintah yang diberikan?

    Kerjakan latihan ini dengan menggunakan 1 Petrus 5.

  6. Pengulangan dalam perikop.

    Baca dan baca kembali perikopnya untuk mencari kata-kata yang diulang. Pengulangan mungkin menandakan pentingnya kata-kata tersebut dan kata-kata yang ada dalam benak penulis. Kata-kata tersebut mungkin sangat berarti. Apakah setiap kali ada sesuatu yang berbeda dituliskan tentang kata tersebut?

    Kerjakan latihan ini dengan menggunakan 1 Tesalonika 3.

  7. ‘Kata-kata kecil’ dalam perikop.

    Bagian ini jauh lebih sulit – tapi akan lebih mudah setelah dilakukan berulang-ulang. Kata- kata kecil dapat menjadi sangat berarti dalam sebuah perikop. Ada baiknya anda berhenti sejenak dan bertanya tentang apa yang mereka lakukan dalam perikop tersebut. Apa peran kata-kata itu? Apakah ada makna yang hilang jika kata-kata itu tidak ada? Kata-kata seperti ‘oleh sebab itu’, ‘tapi’, ‘karena’, ‘supaya’, ‘jikalau’, ‘seperti’ atau kata-kata seperti ‘dalam’, ‘melalui’, ‘dengan’.
    Tidak semua bahasa mengungkapkannya dengan cara yang sama, tetapi kata-kata itu bisa sangat penting.

    Kerjakan latihan ini dengan menggunakan Yohanes 17:20-24.

Sumber. Informasi penting lain terkait Metode Langham: Prinsip memahami Alkitab, Tujuh langkah memahami perikop Alkitab, Mengaitkan relevansi Alkitab.

Mulai PA Online sekarang!

Ingin mengundang tim #Ayo_PA! ? Kunjungi link ini.

Kegiatan #Ayo_PA!