Jika Alkitab Sudah Cukup, Mengapa Baik untuk Menceritakan Kembali Kisah-Kisah Alkitab?

Mengajarkan Kebenaran Allah

Mungkin terasa seperti langkah mundur ketika Anda menulis buku yang menceritakan kembali kisah-kisah Alkitab, alih-alih langsung memakai kisah Alkitab itu sendiri. Namun, kita memiliki alasan yang baik untuk melakukannya, karena Allah memberikan para pengajar kepada gereja. Dalam Efesus, kita membaca bahwa ketika Kristus turun, Dia memberikan karunia kepada manusia, dan di antara karunia itu ada gembala-pengajar.

Inserted image

Pikirkan semua pemberian istimewa yang dapat diberikan oleh Tuhan yang telah bangkit dan naik ke surga kepada gereja-Nya. Di antara yang terutama adalah orang-orang yang dapat mengajarkan firman Tuhan. Tentu saja, kita juga melihat hal ini dalam Perjanjian Lama. Seorang imam seharusnya menjadi imam yang mengajar. Allah juga mengutus para nabi.

Sepanjang sejarah, Allah tidak hanya memberikan firman-Nya kepada manusia, tetapi juga memberikan orang-orang yang memenuhi syarat untuk mengajar orang lain. Karena itu, semoga apa yang Anda lakukan melalui buku cerita -- yaitu menceritakan kembali kisah Alkitab -- sungguh menjadi bentuk pengajaran.

Kita pun sebenarnya dapat belajar tentang Alkitab dari buku anak-anak.

Kita mungkin tidak akan berpikir dua kali untuk membaca buku tentang teologi Perjanjian Lama, tafsiran Perjanjian Baru, atau teologi sistematika. Kita akan bersyukur atas buku-buku itu dan berkata, "Bukankah itu baik? Saya bisa belajar sesuatu tentang Alkitab." Demikian juga, kita sebenarnya dapat belajar tentang Alkitab dari buku anak-anak.

Itulah yang sedang saya coba lakukan, dan itulah juga yang telah coba dilakukan oleh para penulis sastra anak lainnya. Saya tentu ingin semua orang memahami bahwa jika Anda hanya dapat membaca satu hal, jelas Anda harus membaca Alkitab dan menguji segala sesuatu berdasarkan Alkitab. Namun, sejauh Allah memang bermaksud mengajar kita bukan hanya melalui firman-Nya, melainkan juga melalui para pengajar yang mengajarkan firman Tuhan, ringkasan yang setia dari kisah-kisah tersebut kadang-kadang dapat menyingkapkan unsur-unsur yang belum kita dengar atau membantu kita melihat hal-hal yang terlewatkan. Khususnya bagi anak-anak, cerita dapat menyajikan dan mengajarkan kebenaran itu dengan cara yang benar-benar dapat mereka pahami. (t/Jing-jing)

Diambil dari:
Nama situs : Clearly Reformed
Alamat artikel : https://clearlyreformed.org/if-the-bible-is-enough-why-is-it-good-to-retell-bible-stories/
Judul asli artikel : If the Bible Is Enough, Why Is It Good to Retell Bible Stories?
Penulis artikel : Kevin DeYoung
Memuat data...

Mulai PA Online sekarang!