Skip to main content

Spektrum Emosi Manusia

Nyanyikan nyanyian baru! Panggilan itu disebarkan di seluruh Mazmur untuk mengungkapkan sukacita berkat-berkat baru yang diterima dari tangan Allah. Berkat-berkat itu tidak terbatas pada zaman para pemazmur; mereka dimaksudkan untuk kita juga. Itulah salah satu alasan mengapa Mazmur adalah kitab yang paling disukai secara universal dari Alkitab. Daya tariknya bukanlah puisi atau aspek musiknya, tetapi apa yang disampaikannya tentang Allah sendiri -- bahwa Dia menerima curahan hati umat-Nya yang apa adanya.

Sukacita, kesedihan, kemarahan, ketakutan, kebingungan, keputusasaan, dan kerinduan -- seluruh spektrum emosi manusia -- tercermin dalam Mazmur dan dibawa kepada Allah dalam nyanyian doa. Dan, setiap Mazmur mengungkapkan segi-segi tertentu dari Allah itu sendiri. Kita bisa masuk lebih dalam ke Mazmur dalam segala macam cara. Berikut adalah beberapa saran:

1. Memperkuat keyakinan dalam berdoa.

Doa yang tulus dari para pemazmur membangun kepercayaan diri kita untuk menghampiri Allah dengan membawa permohonan dan penderitaan pribadi kita. Mereka juga mengarahkan substansi doa-doa kita. Kita tidak tahu kehendak Allah secara khusus, tetapi kita dapat yakin bahwa permintaan doa dari pemazmur adalah kehendak Allah karena itu adalah bagian dari Kitab Suci, dan kita dapat menyesuaikannya dengan situasi kita sendiri. Bagaimana para pemazmur berdoa dalam suatu krisis, dan apa yang mereka minta? Bagaimana mereka datang kepada Allah setelah jatuh ke dalam dosa? Bagaimana berdoa memberi mereka perspektif dalam hubungan yang sulit?

2. Mempersiapkan pelajaran Alkitab.

Kumpulkan sekelompok wanita untuk mempelajari Mazmur. Dalam semua pelajaran Alkitab kita, kita ingin setia pada teks Alkitab, yang membutuhkan pemeriksaan konteks aslinya. Kita ingin mengetahui siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana para pemazmur, sebelum kita menghubungkan apa yang kita baca dengan keadaan kita sendiri. Melihat konteks aslinya memberi kita pandangan yang akurat tentang Allah, yang diperlukan untuk pertumbuhan rohani yang nyata.

3. Membuat jurnal emosi Anda.

Mari kita hadapi itu -- kita wanita adalah makhluk emosional. Dan, kita tidak perlu menyesali fakta itu. Bagaimanapun, Allah merancang kita demikian, dan dari Mazmur kita melihat bahwa Allah bekerja di dalam dan melalui emosi kita untuk menarik kita lebih dekat kepada-Nya dan untuk mendewasakan kita secara rohani. Selidikilah emosi dominan dalam setiap Mazmur yang Anda baca. Apakah mereka berfluktuasi dari awal hingga akhir, dan jika demikian, mengapa? Di mana Allah di tengah-tengah kesulitan? Bagaimana kemarahan diekspresikan dan dihadapi? Apa yang mendatangkan sukacita dan kebahagiaan? Jika Anda ingin mengendalikan emosi Anda sendiri dengan lebih baik, pertimbangkan untuk membuat jurnal melalui Mazmur.

4. Merajut Mazmur dengan kehangatan.

Karena itu, Mazmur dinyanyikan terutama dalam pertemuan umat Allah. Selama musim perayaan, diadakan pertemuan di mana setiap peserta membacakan dengan lantang bagian dari Mazmur ucapan syukur. Atau, ketika orang percaya yang Anda kenal mengalami penolakan atau penganiayaan karena iman mereka, berkumpullah bersama untuk berdoa dengan memakai salah satu Mazmur ratapan Raja Daud. Ada begitu banyak janji di sini! (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:

Nama situs:Crossway

Alamat situs:https://www.crossway.org/articles/4-ways-to-go-deeper-in-the-psalms/

Judul asli artikel:4 Ways to Go Deeper in the Psalms

Penulis artikel:Lydia Brownback

BaDeNo

SABDA Live

Info Corona

Mulai PA Online sekarang!

Ingin mengundang tim #Ayo_PA! ? Kunjungi link ini.

Kegiatan #Ayo_PA!