|
PA Online: Alki-TOP
|
Kristus Memberi Karunia dari Surga
(Efesus 4:7-12)
Topik Kristus Memberi Karunia dari Surga menjadi penutup dari seluruh tema Alki-TOP pada bulan Mei. Topik ini membahas tentang Efesus 4:7-12 yang menegaskan bahwa Kristus yang telah turun ke dunia, mati, bangkit, dan naik ke surga adalah Raja yang menang dan berotoritas atas gereja-Nya. Kenaikan Kristus bukan berarti Dia meninggalkan umat-Nya, melainkan menunjukkan bahwa dari surga Dia tetap memerintah, bekerja, dan memperlengkapi gereja. Kristus memberikan kasih karunia kepada setiap orang percaya menurut ukuran pemberian-Nya sehingga tidak ada anggota tubuh Kristus yang tidak memiliki bagian dalam pelayanan. Namun, karunia itu bukan untuk kebanggaan pribadi, persaingan, atau membangun nama sendiri, melainkan untuk menyatakan anugerah Kristus, menjaga kesatuan tubuh Kristus, dan mendorong pertumbuhan rohani jemaat.
Bagian ini juga menunjukkan bahwa Kristus memberikan rasul, nabi, pemberita Injil, gembala, dan pengajar kepada jemaat sebagai pemberian bagi gereja-Nya. Mereka dipanggil bukan untuk mengerjakan semua pelayanan sendirian atau menjadi pusat perhatian, tetapi untuk memperlengkapi orang-orang kudus supaya seluruh jemaat siap mengambil bagian dalam pekerjaan pelayanan. Karena itu, pelayanan bukan hanya tanggung jawab pemimpin gereja, melainkan panggilan seluruh tubuh Kristus. Setiap orang percaya perlu menemukan, memakai, dan mengembangkan karunia yang Tuhan berikan agar dapat melayani, menguatkan sesama, dan turut membangun tubuh Kristus sampai gereja bertumbuh semakin dewasa dalam Kristus.
|
Berikut ini adalah contoh pertanyaan yang didiskusikan dalam PA Online Alki-TOP Kristus Memberi Karunia dari Surga dalam Efesus 4:7-12.
- Simak: Sebutkan lima jenis jabatan yang diberikan Kristus kepada jemaat! (ayat 11)
- Analisa: "Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." Apa sajakah "pemberian-pemberian" yang dimaksud Paulus dalam Efesus 4:7-12 ini?
- Belajar: Setelah Yesus naik ke surga, pelajaran apa yang kita dapatkan tentang otoritas-Nya atas gereja saat ini?
- Doa/Diskusi: Dikatakan bahwa setiap orang menerima karunia dari Kristus, mengapa pada realitasnya banyak jemaat hanya menjadi "penonton" dalam gereja?
- Aplikasi: Jika kamu adalah orang percaya yang telah diberikan "kasih karunia" oleh Kristus, tahukah karunia apa saja yang Kristus berikan kepadamu? Share-kan bagaimana kamu menggunakan karuniamu untuk membangun jemaat Tuhan?
|
|
|
|
|
|
Artikel PA21
|
|
Apakah Gereja Itu? Peran dan Tujuannya Menurut Alkitab
|
|
Kata "Gereja" berasal dari istilah Yunani ekklesia, yang dalam Perjanjian Baru digunakan untuk merujuk pada komunitas orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Secara harfiah, ekklesia berarti "perkumpulan", "jemaat", atau "pertemuan". Istilah serupa juga muncul dalam Perjanjian Lama, digunakan untuk menggambarkan pengalaman seperti "hari pertemuan", "jemaat Tuhan", atau "pertemuan di hadapan Tuhan".
Siapa yang Membangun Gereja?
Yesus menyatakan bahwa membangun gereja adalah sesuatu yang akan Dia lakukan secara pribadi. Dia berkata, "Aku akan membangun gereja-Ku" (Mat. 16:18, AYT). Namun, itu tidak berarti Dia tidak akan melibatkan orang lain dalam tugas tersebut. Salah satu metafora paling terkenal yang digunakan untuk menggambarkan gereja adalah Tubuh Kristus. Yesus Kristus menyatakan bahwa Dia adalah Kepala, dan semua orang percaya merupakan anggota tubuh-Nya. Metafora ini menekankan pentingnya kesatuan antara Kristus dan Gereja, serta di antara sesama orang percaya -- sebuah prinsip mendasar untuk memahami bagaimana Gereja berfungsi di bawah otoritas Yesus Kristus.
Seperti Apakah Gereja dalam Perjanjian Baru?
Gereja dalam Perjanjian Baru digambarkan sebagai komunitas yang dinamis dan hidup. Gereja tidak pernah terikat oleh bangunan fisik. Kita melihatnya berkumpul di Bait Allah, di sinagoge, di jalanan, di tepi laut, di tempat-tempat umum, dan bahkan di rumah-rumah. Kitab Kisah Para Rasul menampilkan gereja sebagai suatu persekutuan iman yang terus bergerak, tidak diam dan tidak kaku, melainkan aktif dan penuh semangat dalam menjalani hidup bersama Kristus.
Bagaimana Masa Depan Gereja?
Masa depan Gereja Tuhan adalah masa depan yang penuh kemuliaan. Gereja tidak hanya akan menang di surga, tetapi juga akan mengalami kemenangan di bumi. Ketika kita kembali merenungkan Matius 16:18 -- "dan gerbang-gerbang Hades tidak akan menguasainya" -- kita melihat bahwa Yesus sedang berbicara tentang Gereja. Pernyataan ini sama sekali tidak menggambarkan sekelompok kecil orang percaya yang lemah dan ketakutan. Sebaliknya, ini adalah gambaran tentang Gereja yang kuat dan berani, yang mampu mengatasi segala tantangan, bahkan menghadapi kematian sekalipun.
|
|
|
|
|
| |