|
Karena kita berurusan dengan jiwa yang hancur dari posisi khusus kristiani, menurut saya penting bagi kami untuk menunjukkan di awal bahwa kenyataan akan hati (atau jiwa) yang hancur tidak hanya diakui dalam Alkitab, tetapi juga banyak ditemui. Hal ini terdapat pada beberapa ayat yang paling terkenal dan sering dikutip dalam Alkitab. Beberapa ayat yang kurang dikenal menekankan kebutuhan Allah yang sangat serius dan nyata agar jiwa-jiwa yang hancur disembuhkan di antara umat-Nya.
Seperti yang kami jelaskan di akhir artikel kisah Markus, jiwa yang hancur merupakan hal yang cukup penting bagi Yesus untuk mengutip Yesaya 61:1, tepat di awal pelayanan-Nya. Yesaya 61:1 mengatakan:
"Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara."
Adalah wajar untuk memikirkan ungkapan-ungkapan seperti "remuk hati" sebagai kiasan, seperti saat berkata, "Dia patah hati," ketika hubungan percintaan berakhir. Namun, seperti halnya pada banyak ayat di dalam Alkitab, pengamatan yang lebih dekat mengungkapkan bahwa itu bukanlah kiasan sama sekali.
Jiwa yang Hancur di Seluruh Alkitab
Salah satu ayat yang paling jitu tentang jiwa yang hancur adalah Yakobus 4:8, "... Sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati." Kata Yunani untuk mendua hati adalah dipsuchos. Ketika Anda mencari makna lebih luas dari dipsuchos, Anda menemukan bahwa secara harfiah berarti "terombang-ambing" dan "dua-jiwa", "mendua-jiwa", atau "jiwa-terbagi". Itu berasal dari awalan "dis" yang berarti dua kali, dan "psuche" yang berarti jiwa.
Beberapa ayat lain yang menggunakan kata-kata yang sama leb dan shabar (patah hati) yang digunakan dalam Yesaya 61:1 meliputi:
- Mazmur 51:17: "Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah."
- Mazmur 147:3: "Ia menyembuhkan orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka."
- Mazmur 34:18: "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya."
|