Yesus di Pusat: Memahami Kisah Allah

"Lalu, Yesus menjelaskan segala sesuatu yang tertulis dalam seluruh Kitab Suci tentang diri-Nya, mulai dari Kitab Musa sampai seluruh kitab para nabi." (Lukas 24:27, AYT)

Memahami Kisah Allah ...

Alkitab mengisahkan satu cerita besar yang terdiri dari banyak kisah kecil dalam dua Perjanjian. Cerita ini dimulai ketika Allah menciptakan dunia dan menempatkan pasangan manusia pertama di taman-Nya untuk merawat dan menikmati taman itu. Cerita ini berakhir dengan Allah menciptakan langit dan bumi yang baru sebagai tujuan akhir bagi umat manusia yang telah ditebus. Di antara kedua ujung cerita tersebut, Allah berinteraksi dengan Israel, dan kemudian dengan Israel serta seluruh dunia melalui Yesus.

Memahami Alkitab

Puncak dari narasi besar ini adalah kehidupan, kematian, kebangkitan, dan kenaikan Yesus. Dia bukan sekadar tokoh dalam cerita, tetapi Mesias yang dinantikan -- pernyataan kasih dan kesetiaan Allah. Kehadiran-Nya membawa perubahan yang memulihkan, menebus, dan membebaskan. Paradoksnya, banyak orang Israel menolak-Nya, tetapi melalui penolakan itu, bangsa-bangsa lain dapat menjadi bagian dari umat Allah. Dalam tindakan kasih karunia yang tiada bandingnya, Yesus membuka jalan menuju kehidupan yang melimpah dan kehidupan kebangkitan, mengundang baik orang Yahudi maupun bangsa-bangsa lain untuk masuk ke dalam hubungan kekal dengan Allah.

 

Perjanjian Baru harus ditafsirkan dalam terang Perjanjian Lama, dan demikian juga sebaliknya.

 

Kedatangan Yesus melengkapi berbagai detail dalam Perjanjian Lama. Meskipun Perjanjian Baru tidak memperkenalkan kebenaran yang benar-benar baru, perkembangan-perkembangan yang terjadi seiring berjalannya narasi menyingkapkan hal-hal baru yang memperjelas kebenaran tersebut dan membantu kita memahami keseluruhan cerita dengan lebih utuh. Yang menakjubkan, bagian akhir kisah ini mencerminkan kembali awalnya dengan memperbaiki apa yang semula keliru. Oleh karena itu, agar dapat memahami cerita secara menyeluruh, kita perlu melihat bagian akhir dalam terang bagian awal.

Pengajaran yang terjalin dalam narasi Alkitab bukanlah perkembangan yang linier, tetapi sebuah akumulasi. Setiap bagian kisah perlu dipahami dalam konteks keseluruhan cerita. Dengan kata lain, Perjanjian Baru harus ditafsirkan dalam terang Perjanjian Lama, dan demikian juga sebaliknya. Masing-masing Perjanjian memperkaya pemahaman kita terhadap Perjanjian yang lain, bukan hanya dalam menafsirkan teks-teks tertentu, tetapi juga dalam memahami implikasinya bagi narasi besar Alkitab. Pada akhirnya, seluruh kisah ini menuntun kita untuk mengenal Allah dari awal hingga akhir.

Ringkasan

Inserted image

Alkitab adalah satu kisah yang utuh -- dimulai dari penciptaan oleh Allah dan berakhir dengan penebusan umat manusia dalam dunia yang baru. Yesus adalah tokoh sentral yang melalui kehidupan, kematian, dan kebangkitan-Nya menggenapi janji-janji Perjanjian Lama serta menawarkan keselamatan bagi orang Yahudi maupun bangsa-bangsa lain. Meskipun Perjanjian Baru tidak memperkenalkan kebenaran yang benar-benar baru, dia menyingkapkan rincian rencana Allah dan membantu kita memahami Perjanjian Lama dengan lebih mendalam. Untuk memahami keseluruhan narasi, kita perlu menafsirkan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru secara bersamaan karena keduanya saling memperkaya pemahaman kita, dan semuanya berpuncak pada hubungan kekal antara Allah dan umat manusia.

(t/Jing-jing)

Diambil dari:
Nama situs : Scripture Union Canada
Alamat artikel : https://www.bibleengagementblog.com/2024/05/21/jesus-at-the-center-understanding-gods-story/
Judul asli artikel : Jesus at the Center: Understanding God’s Story
Penulis artikel : Tim Scripture Union Canada

Mulai PA Online sekarang!