Hari ini, kita akan berbicara tentang sesuatu yang sangat penting untuk kita ketahui. Kita sebagai orang kristen dan hidup di era digital, kita sudah terbiasa dengan alat-alat teknologi, dengan alat-alat digital, sehingga kita memerlukan kewaspadaan, terutama terhadap Alkitab digital. Karena itu, kita menyingkatnya sebagai "BAD", sesuatu yang buruk, yang perlu kita waspadai dan antisipasi. Dengan begitu, kita dapat benar-benar hidup sebagai orang Kristen yang digital dan yang bijaksana dalam menggunakan peralatan-peralatan digital.
Kemarin, kita membuat poling di Instagram YLSA. Kita menanyakan "Kamu ada di tim mana? Tim Alkitab digital atau tim Alkitab cetak/buku?" Hasilnya adalah 60 sekian persen memilih Alkitab digital dan sisanya Alkitab buku. Itu berarti bisa dibilang dari survei kecil-kecilan ini, kebanyakan orang menggunakan Alkitab digital; Alkitab di HP, dekstop, internet. Kebanyakan orang menggunakan Alkitab digital untuk ibadah, persekutuan, PA pribadi, dan sebagainya. Kebanyakan orang memilih Alkitab digital, itu ada bahayanya.
Jika melihat dari hasil poling tadi, poling yang dilakukan di Instagram, kita juga pasti mengetahui bahwa anak-anak muda banyak berada di Instagram. Jadi, kita bisa melihat adanya referensi anak-anak muda. Saya yakin, yang memilih Alkitab cetak juga pasti anak-anak muda. Iya, 'kan? Namun, itu menunjukkan bahwa ada preferensi bahwa mereka lebih suka hal yang digital, Alkitab yang digital, sehingga hasil poling ini menunjukkan bahwa itulah kenyataan yang terjadi sekarang. Di gereja Anda, misal diadakan poling serupa, tetapi bukan untuk jemaat keseluruhan, hanya untuk anak-anak muda, saya yakin mereka pasti akan banyak memilih Alkitab digital. Jadi, itu adalah preferensi untuk anak-anak zaman ini, karena lebih praktis, lebih mudah, dan lebih cepat. Pokoknya banyak lebih gampang, banyak fiturnya.
Ya, kita akan masuk ke pendahuluan dahulu sebelum kita bicara tentang bahayanya. Kita mesti mengetahui terlebih dahulu, kita ada di mana sekarang. Kita ada di era digital dengan alat-alat digital di sekitar kita, dengan cara berpikir digital, dalam tanda kutip kalau orang bilang tuh "roh zaman" (roh zaman digital), yang berarti cepat, akurat, banyak fiturnya, dan praktis. Itu yang terjadi sekarang dan juga preferensinya anak-anak muda ke arah sana. Nah, kita akan bicara juga dari digital, kita bicara tentang Alkitab digital.
Kita harus mengakui bahwa Alkitab digital adalah produk dari zaman digital. Jadi, kalau kita bicara tentang Alkitab digital, Alkitab digital mempunyai fitur-fitur, sifat yang digital, yang teknologi. Selain itu, praktis, gampang, cepat, dan itulah nilai-nilai yang ada dalam era digital. Jadi, Alkitab digital mencerminkan hal itu juga. Sekarang, kita akan masuk ke bahayanya. Sebelumnya kita berbicara tentang Alkitab digital, kita juga membandingkan dengan Alkitab cetak. Alkitab cetak sering dipakai sebelum kita, pada zaman sebelum anak-anak digital ini ada, sekarang pun ada, tetapi memiliki perbedaan yang mendasar di antara keduanya. Nanti kita akan bahas di pemaparan berikut-berikutny
Kita akan membahas bahayanya. Orang sering lupa bahwa segala sesuatu ada sisi baik buruknya. Kita bilang teknologi itu netral. Ya, netral, tetapi juga tidak netral. Desain itu ada yang membuat, ada sesuatu di belakangnya. Dan, apa yang kita punya sekarang ini, teknologi, desainnya, makanya ketika menggunakan sesuatu untuk hal yang baik, desain di belakang itu apakah menjadi lebih baik ataukah bisa disalahgunakan menjadi sesuatu yang buruk. Seperti Alkitab digital. Maksudnya supaya gampang, supaya lebih luas, ada banyak hal yang kita pelajari. Alkitab memiliki fitur lebih banyak. Dalam satu aplikasi, bisa memiliki ekosistem yang besar untuk